BLUEPRINT TRANSISI WONOGIRI 2026

Wonogiri Melompat:Konektif, Maju, & Berdaulat

Bersama Bagas Prasta Dewa (Baprade), kita wujudkan lompatan ekonomi kerakyatan, pariwisata premium, bus gratis anak sekolah, dan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) bersubsidi demi Wonogiri masa depan yang berdaulat.

Tentang Baprade
Trans Wonogiri Gratis
BLK Subsidi Rp 1,5 Juta
Kedaulatan BUMDes UMKM

Wonogiri Melompat 2026

Bukan sekadar kemajuan bertahap, melainkan lompatan strategis di sektor SDM, transportasi, dan pariwisata.

Trans Wonogiri

Bus Sekolah & Lansia Gratis

BUMDes Berdaulat

Kedaulatan Parkir & UMKM

Scroll
Blueprint Aksi Nyata

4 Pilar Strategis Wonogiri Melompat

Konsep manifesto pembangunan dari Bagas Prasta Dewa (Baprade) untuk melipatgandakan kesejahteraan warga Wonogiri melalui integrasi SDM, transportasi, investasi, dan perlindungan ekonomi rakyat.

Revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK)

Pilar SDM Unggul & Terampil

Program penguatan kompetensi kerja lokal melalui standardisasi nasional BLK Wonogiri dengan beasiswa subsidi uang saku Rp 1,5 Juta per bulan selama pelatihan. Menyiapkan 10.000 pemuda Wonogiri siap kerja dan berdaya saing global.

Fokus:Mencakup pelatihan digital marketing, otomotif modern, pertanian presisi, dan kuliner pariwisata.
Aktivasi Bus Gratis "Trans Wonogiri"

Pilar Konektivitas & Mobilitas

Menghadirkan layanan transportasi umum terintegrasi 'Trans Wonogiri' bebas biaya bagi pelajar, lansia, dan pelaku UMKM lokal. Membuka keterisolasian antar kecamatan serta menjamin keselamatan transportasi masa depan Wonogiri.

Fokus:Rute mencakup jalur strategis perkotaan hingga pelosok kecamatan dengan halte ramah lansia.
Pariwisata Premium HeHa / Obelix Group

Pilar Investasi & Infrastruktur

Akselerasi pembangunan infrastruktur jalan mulus guna menarik investor pariwisata premium (seperti HeHa Group & Obelix Group) ke kawasan perbukitan dan pantai Wonogiri. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berkali lipat.

Fokus:Kerja sama kemitraan strategis dengan jaminan penyerapan 80% tenaga kerja dari warga lokal.
UMKM Corner & Kedaulatan Parkir BUMDes

Pilar Proteksi & Ekonomi Rakyat

Proteksi pedagang tradisional dan UMKM melalui zonasi khusus 'UMKM Corner' di area wisata, serta penyerahan pengelolaan retribusi parkir sepenuhnya ke BUMDes untuk memangkas kebocoran PAD dan memberdayakan kas desa.

Fokus:Pemberian modal usaha tanpa bunga serta pendampingan digitalisasi bagi seluruh anggota BUMDes.
Garis Waktu Perubahan

Roadmap 3 Tahun Transisi Wonogiri

Tahapan konkret, sistematis, dan terukur yang dirancang oleh Bagas Prasta Dewa (Baprade) untuk menjamin ketercapaian program kerja secara konsisten.

Tahun 1Fase Prioritas

Konsolidasi & Trans Wonogiri

Fase Awal Transisi (2026)

Fokus pada efisiensi anggaran daerah, audit kebocoran PAD parkir, serta peluncuran operasional awal Bus Sekolah Gratis 'Trans Wonogiri' di 5 koridor perintis.

Indikator Keberhasilan:

  • Peluncuran rute perintis Trans Wonogiri gratis.
  • Digitalisasi retribusi parkir & penyerahan ke BUMDes.
  • Inisiasi audit tata kelola pariwisata daerah.
Tahun 2Rencana Aksi

Eksekusi Wisata & BLK Massal

Fase Pembangunan Akseleratif (2027)

Kerja sama proyek pariwisata strategis dengan HeHa & Obelix Group dibuka secara terbuka. Revitalisasi penuh Balai Latihan Kerja (BLK) rampung dengan penyaluran uang saku bulanan Rp 1,5 Juta.

Indikator Keberhasilan:

  • Groundbreaking spot pariwisata premium HeHa/Obelix Wonogiri.
  • Penyaluran beasiswa pelatihan BLK subsidi uang saku angkatan I.
  • Pembangunan akses jalan mulus penghubung jalur pariwisata.
Tahun 3Rencana Aksi

Panen Raya Ekonomi & Remitansi

Fase Kemandirian & Kedaulatan (2028)

Ekonomi kerakyatan berputar maksimal melalui UMKM Corner terintegrasi di kawasan pariwisata premium. Wonogiri menjadi daerah dengan angkatan kerja bersertifikasi tertinggi di Jawa Tengah.

Indikator Keberhasilan:

  • Penyerapan penuh 10.000 alumni BLK ke industri nasional & pariwisata local.
  • Lonjakan PAD dari retribusi pariwisata modern & BUMDes parkir mandiri.
  • Transformasi remitansi pekerja migran menjadi investasi produktif desa.